Ketoprak adalah salah satu budaya jawa yang kini sudah mulai terlupakan, ketoprak sempat menjadi primadona panggung hiburan di Indonesia pada era 90-an, mungkin karena pada waktu itu belum ada hiburan lain sehingga popularitasnya dapat menyedot perhatian khalayak umum.Dulu waktu aku kecil dikampung sering ada pergelaran Ketoprak biasanya dalam acara sunatan atau mantenan, seiring dengan berkembangya zaman terutama di bidang teknologi kini kethoprak mulai terlupakan, tak dipungkiri anak-anak zaman sekarang lebih suka nonton konser band atau konser dangdut daripada nguri-uri budaya sendiri.
Untungnya Pemkab Grobogan masih memperhatikan nasib budaya yang satu ini, kemarin tanggal 21 April bertepatan dengan peringatan hari Kartini di depan Pendopo Kabupaten Grobogan di gelar pergelaran Ketoprak, pergelaran itu sendiri mempunyai makna ganda selain untuk nguri-uri kebudayaan Jawa yang sudah terlupakan juga untuk memeringati Hari Kartini. Terlihat sekali kalau ketoprak sudah tidak diminati lagi di kalangan masyarakat dibuktikan dengan sedikitnya penonton Kethoprak pada malam itu,Itupun kebanyakan yang nonton kaula tua.
Ketoprak yang saya tonton malam itu di sajikan oleh Sanggar Ketoprak Purwo Budoyo dari PSPN Kabupaten Grobogan dengan membawakan cerita kehidupan kerajaan Mataram.
Yang saya suka dari pergelaran ketoprak yaitu ketika terjadi peperangan antar prajurit kerajaan, setiap pergelaran ketoprak pasti menampilkan segmen peperangan, perang prajurit yang ditunjukan oleh pemeran terlihat nyata dan diselingi dengan tingkah laku pemeran yang kocak. Misalnya ketika salto kedepan dan kebelakang para pemeran melakukanya dengan nyata.
Semoga Budaya Ketoprak yang kini sudah mulai terlupakan tidak punah tergerus oleh arus Globalisasi. Dan jangan sampai Budaya Jawa yang satu ini di klaim sebagai budaya lokal oleh negara lain.




ketoprak itu makanan saya sehari-hari kwkwkwkwk
@Fahmi Setiawan: Ckckckck itu kalo ketoprak makanan bro, yang di bahas ini budaya ketoprak
Mungkin semua sudah pada pindah ke depan layar televisi, mengingat di televisi kini sudah banyak program-program yang bisa menghibur. Memang sangat disayangkan dengan terlupakannya budaya asli Jawa ini.
@danyf5habibi: Mungkin juga begitu mas. Kalau di daerah Jawa Timur sana ada gak mas Ketoprak…?
@Miftakhudin: Ada, tapi saya kurang mengikuti.
@danyf5habibi: Hehem maklum mas Habibi kan orang sibuk
sebenarnya tidak terlupakan sih mas. didaerah saya ( batulicin, Kalimantan Selatan ) yang besar penduduk banjar masih banyak yang melestarikan budaya jawa Ketoprak
@Andank: Berarti disana mayoritas penduduk rantau dari tanah Jawa ya mas. Kok masih mengenal Ketoprak.
untung nya di desaku masih sering di adakan ketoprak
@Devilzboy: Mas asli daerah mana mas, kok masih ada Ketoprak.
Sebenarnya ketoprak humor juga sangat banyak penggemarnya, tapi entah kenapa sekarang sudah tidak tayang lagi. Selain menghibur, ketoprak humor juga bisa melestarikan budaya bangsa. Mungkin karena banyaknya media lain yang sekarang lebih berkembang menyebabkan penikmat dan juga peranan ketoprak semakin berkurang.
@Sholihin: Betul mas, selain itu jam tayang Ketoprak yang larut malam mungkin juga memengaruhi menurunya popularitas Budaya yang satu ini.
saya kira ketoprak itu makanan , ternyata teaterikal ya
@jeli gamat: Iya mas, baru tahu ya…?
Itu semuanya tergantung generasi mudanya mas, akan bagaimana membawa budaya ini… btw saya pernah lihat sekilas iklan ketoprak di Indos*ar…
@Randeezt: tapi generasi muda sekarang jarang yang memperhatikan budaya sendiri mas, semoga saja generasi muda seperti saya sadar akan kelestarian budaya sendiri.
Sudh jarang sekarang pertunjukan ketoprak, dulu, setiap 17-an pasti banyak yang menggelar pertunjukan ketoprak. Sekarang, hanya TVRI yang sepertinya masih konsisten menyiarkan acara ketoprak di televisi.
@Sukadi: Benar mas, ketoprak di televisi sudah di kalahkan acara music spt inbox,dahsyat,histeria, dll.
kemarin kartini di Purworejo juga banyak diadakan pertunjukan wayang